Organisasi Klinik Aborsi di Amerika

Aborsi atau pengguguran janin telah sejak lama mencari isu perdebatan yang cukup panjang di berbagai negara. Beberapa negara menyatakan dukungan atas legalitas aborsi dengan beberapa syarat tertentu, dan beberapa negara lain mengutuk legalitas aborsi. Di negara kita  aborsi sangat dilarang, bahkan pemerintah sering melakukan tindakan tegas di kepada para pelakunya; pasangan pelaku aborsi dan dokter/ bidan/ dukun  yang membantu pelaksanaan aborsi. Selain peraturan hukum yang tegas,  penentangan juga ditunjukkan oleh masyarakat kita.  Oleh karena itu praktek aborsi di Indonesia umunnya dilakukan secara sembunyi-sembunyi alias ilegal.

Bagaimana praktek klinik aborsi yang terjadi di Amerika Serikat?

Puluhan tahun yang lalu pemerintah Amerika Serikat pernah melegalkan aborsi. Akibatnya, angka aborsi di negara tersebut menunjukkan peningkatan. Fakta menunjukkan bahwa para perempuan banyak yang melakukan aborsi secara bebas tanpa sebab yang jelas di beberapa klinik aborsi atau rumah sakit. Akhirnya banyak yang menjadi korban aborsi, mulai dari penyakit reproduksi, pengangkatan rahim, hingga kematian.

Virginia, sebagai salah satu negara bagian Amerika Serikat merupakan yang pertama menyuarakan aksi penentangan legalitas aborsi. Aksi tersebut diikuti oleh beberapa negara bagian lainnya, sehingga pemerintah Amerika Serikat akhirnya mengkaji ulang keputusannya; aborsi boleh dilakukan dengan beberapa syarat tertentu. Sejak saat itu praktek aborsi mulai dibatasi. Namun pemerintah dan organisasi swasta tetap memberikan donasi khusus pada klinik penyedia layanan aborsi.

Salah satu contoh organisasi yang mendanai klinik aborsi di Amerika adalah Ford Foundation. Organisasi berpusat di New York, didirikan oleh Edsel Ford dan Henry Ford pada tahun 1936. Ford Fondation memberikan dana pada berbagai aktivitas yang bermanfaat untuk kemajuan di bidang pendidikan, ekonomi, media, seni budaya, dan hak asasi manusia. Pada tahun 2010, Ford foundation juga memberikan bantuan dana sekitar USS 16,4 juta untuk beberapa lembaga di dunia yang mendukung legalitas aborsi/ klinik aborsi/ penyedia layanan aborsi, seperti Planned Parenthood Federation of America dan International Planned Parenthood Foundation.

A sign is pictured at the entrance to a Planned Parenthood building in New York
image : msnbc.com

Meskipun organisasi klinik aborsi di Amerika tersedia secara terang-terangan dan ada organisasi resmi yang mendukung serta mendanainya, namun bukan berarti hal tersebut tidak mengundang aksi protes. Masyarakat Amerika dan organisasi pendukung hak asasi manusia melakukan aksi keras, mulai dari aksi demo hingga penembakan. Kalangan anggota dewan (partai Republik) juga tidak tinggal diam. Mereka mengusulkan protes dan usulan penghentian pendanaan oleh pemerintah untuk layanan aborsi. Hal ini dipicu oleh alasan kemanusiaan dan banyaknya praktek penjualan organ tubuh bayi hasil aborsi di beberapa klinik aborsi/ penyedia layanan aborsi.

Dan akhir dari tulisan ini adalah; Di Amerika Serikat isu aborsi tetap menjadi perdebatan yang belum selesai hingga detik ini meskipun pemerintah telah melegalkan  aborsi (dengan persyaratan tertentu)  serta ada organisasi klinik aborsi yang secara resmi mendukung praktek aborsi.

Iklan