Yang Perlu Diperhatikan Dalam Memilih Klinik Aborsi

Aborsi merupakan tindakan yang dilakukan oleh menggugurkan/ menghilangkan janin. Umumnya aborsi dilakukan pada kehamilan di bawah 20 minggu. Di Belanda, aborsi boleh dilakukan di klinik aborsi untuk kehamilan di bawah 24 minggu setelah secara jelas diketahui bahwa bayi akan lahir cacat. Di Inggris, aborsi boleh dilakukan untuk kehamilan akibat korban perkosaan juga kehamilan yang membahayakan kesehatan ibu.  Sementara itu, di Amerika Serikat aborsi menjadi sesuatu yang legal untuk kehamilan akibat perkosaan, kehamilan hasil dari hubungan di luar pernikahan, dan kehamilan yang membahayakan kesehatan ibu.

Jika dibandingkan dengan beberapa negara di benua Amerika dan Eropa, peraturan hukum yang mengatur tentang aborsi di Indonesia jauh lebih tegas. Pemerintah melarang keras praktek aborsi dan akan memberikan hukuman pada para pelaku dan orang yang membantu pelaksanaannya. Aborsi hanya boleh dilakukan untuk alasan medis, misalnya kehamilan yang bisa mengancam nyawa ibu, seperti ibu yang menderita penyakit-penyakit berat.

Aborsi juga boleh dilakukan pada kehamilan akibat perbuatan perkosaan, dengan syarat kehamilan tidak boleh lebih dari 40 hari. Hal ini didukung oleh fatwa dari NU (Nadhatul Ulama) dan MUI (Majelis Ulama Indonesia) dengan mempertimbangkan masalah psikologis, hak asasi manusia, dan agama. Alasan psikologis; korban perkosaan telah mengalami trauma, maka jika ia hamil dan kehamilannya dipertahankan hingga bayinya lahir justru akan menambah beban psikologisnya. Alasan hak asasi manusia; janin tetap harus dipertahankan jika umur kehamilannya mencapai lebih dari 40 hari karena  setelah itu roh telah ditiupkan. Mengugurkan berarti sama dengan membunuh. Alasan agama; agama mengatur bahwa jika janin digugurkan ketika telah bernyawa (telah ditiupkan roh) maka dosanya sama dengan membunuh.

klinik aborsi legal
image : msmagazine.com

Mensikapi peraturan tersebut, tindakan yang paling tepat dilakukan untuk korban perkosaan adalah segera melakukan cek  kesehatan korban, termasuk tes kehamilan tanpa perlu menunda sehingga tindakan aborsi bisa dilakukan secara tepat dan legal. Nah, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih layanan aborsi, yaitu;

  • Legal, Nyaman dan Aman

Di Indonesia, praktek klinik aborsi diperbolehkan asalkan memenuhi syarat tertentu. Oleh karena itu kita dapat memilih layanan aborsi di rumah sakit maupun klinik aborsi, dan itu legal. Perlu Anda ingat, bahwa proses aborsi hanya boleh dilakukan oleh dokter spesialis kandungan atau bidan yang telah berpengalaman.
Jadi jika Anda memang merasa perlu melakukan aborsi datanglah ke klinik atau rumah sakit, jangan minum obat sembarangan tanpa berkonsultasi pada dokter dan jangan melakukan aborsi di tempat-tempat yang tidak jelas karena hal itu dapat membahayakan kesehatan bahkan nyawa Anda.

  • Harus Sesuai Prosedur

Rumah sakit atau klinik aborsi legal sebagai tempat penyedia layanan aborsi pasti akan melakukan tindakan yang sesuai prosedur; pemeriksaan kesehatan ibu, pemeriksaan janin dengan USG tentang berapa umur kehamilan dan apakah kehamilan tersebut memang harus digugurkan, dan sebagainya. Intinya, dokter tidak akan melakukan aborsi secara sembarangan.

Itulah poin yang perlu diperhatikan dalam memilih klinik aborsi.
Semoga tulisan ini bisa bermanfaat bagi  Anda yang saat ini sedang mencari layanan aborsi yang tepat.

Iklan